Beranda
Publikasi

Investor Update 2020 2Q

Pada semester pertama 2020, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$101,8 juta, turun US$94,4 juta dibandingkan periode yang sama 2019 akibat penurunan harga jual rata-rata dan volume lifting selama pandemi. Total lifting turun 29,2% menjadi 3,75 mmboe, sementara produksi Fasken juga menurun akibat pembatalan pengeboran sumur baru. SAKA berhasil menekan cash cost operasional sebesar US$23,9 juta menjadi US$51,2 juta, namun tetap mencatat rugi bersih US$122,9 juta. Arus kas operasi negatif terutama akibat pembayaran pajak satu kali sebesar US$145,7 juta, sementara kas akhir periode tercatat US$270,2 juta.

Akses update terbaru dari kami

Dapatkan informasi komprehensif terkait pencapaian kinerja, tata kelola perusahaan, serta strategi keberlanjutan jangka panjang.

Hubungan Investor

Laporan terkait