Pada sembilan bulan pertama 2023, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$324,61 juta dengan laba bruto US$40,55 juta. Setelah memperhitungkan beban usaha, keuangan, dan pajak, perusahaan mencatat rugi periode berjalan sebesar US$1,03 juta. Per 30 September 2023, total aset tercatat US$1,46 miliar, total liabilitas US$863,52 juta, dan ekuitas US$598,18 juta. Arus kas operasi tetap positif sebesar US$99,98 juta, sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai US$154,86 juta. Pada periode ini, SAKA juga memperluas portofolio melalui PSC Wilayah Kerja Sangkar di Jawa Timur serta melanjutkan kegiatan eksplorasi dan produksi migas di berbagai wilayah kerja.