Pada sembilan bulan pertama 2019, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan neto sebesar US$292,08 juta dengan laba bruto US$43,90 juta. Setelah memperhitungkan beban administrasi, keuangan, penurunan nilai properti minyak dan gas, serta pajak, perusahaan mencatat rugi periode berjalan sebesar US$69,49 juta. Per 30 September 2019, total aset mencapai US$2,27 miliar, dengan total liabilitas US$1,53 miliar dan ekuitas US$743,26 juta. Arus kas operasi tetap positif sebesar US$84,58 juta, sementara kas dan setara kas akhir periode tercatat US$258,77 juta.