Pada sembilan bulan pertama 2021, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan neto sebesar US$234,27 juta dengan laba bruto US$31,48 juta. Setelah memperhitungkan beban administrasi, keuangan, pajak, dan komponen lainnya, perusahaan mencatat laba periode berjalan sebesar US$1,33 juta, membaik dari rugi US$145,38 juta pada periode yang sama 2020. Per 30 September 2021, total aset mencapai US$1,89 miliar, dengan total liabilitas US$1,38 miliar dan ekuitas US$508,55 juta. Arus kas operasi tercatat positif sebesar US$166,54 juta, sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai US$250,93 juta.