Pada sembilan bulan pertama 2020, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan neto sebesar US$142,29 juta dan rugi bruto US$51,90 juta. Setelah memperhitungkan beban administrasi, keuangan, penurunan nilai properti minyak dan gas, pajak, serta komponen lainnya, perusahaan mencatat rugi periode berjalan sebesar US$145,38 juta. Per 30 September 2020, total aset mencapai US$2,01 miliar, dengan total liabilitas US$1,46 miliar dan ekuitas US$541,25 juta. Arus kas operasi tercatat negatif US$132,45 juta, sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai US$268,35 juta.