Pada semester pertama 2020, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$101,85 juta dan rugi bruto US$34,70 juta. Setelah memperhitungkan beban administrasi, keuangan, penurunan nilai aset eksplorasi serta properti minyak dan gas, perusahaan mencatat rugi periode berjalan sebesar US$122,93 juta. Per 30 Juni 2020, total aset mencapai US$2,02 miliar, dengan total liabilitas US$1,46 miliar dan ekuitas US$563,44 juta. Arus kas operasi tercatat negatif US$146,16 juta, terutama dipengaruhi pembayaran sengketa pajak, sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai US$270,16 juta.