Pada semester pertama 2019, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$196,21 juta dengan laba bruto US$31,53 juta. Setelah memperhitungkan beban administrasi, keuangan, penurunan nilai properti minyak dan gas, serta pajak, perusahaan mencatat rugi periode berjalan sebesar US$50,66 juta. Per 30 Juni 2019, total aset mencapai US$2,40 miliar, dengan total liabilitas US$1,63 miliar dan ekuitas US$762,55 juta. Arus kas operasi tetap positif sebesar US$202,31 juta, sementara kas dan setara kas akhir periode mencapai US$407,38 juta.