Sepanjang 2022, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$611,5 juta, meningkat 69,0% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama didorong kenaikan volume lifting dan harga komoditas. Produksi rata-rata harian naik 15,0% menjadi 33,4 mboepd, dengan kontribusi kuat dari Pangkah PSC. Total lifting meningkat 19,8% menjadi 10,5 mmboe. SAKA mencatat laba bersih US$86,2 juta dan arus kas operasi US$422,3 juta. Per akhir tahun, kas mencapai US$407,7 juta. Perusahaan juga melakukan pengelolaan liabilitas melalui pembelian kembali obligasi, sehingga saldo obligasi turun menjadi sekitar US$376 juta.