Pada sembilan bulan pertama 2022, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$489,3 juta, meningkat 108,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi rata-rata harian naik 24,8% menjadi 34,2 mboepd, didorong kontribusi Pangkah dan Muriah, sementara total lifting meningkat 37,8% menjadi 8,3 mmboe. SAKA mencatat laba bersih US$70,0 juta, didukung kenaikan harga komoditas, volume lifting, serta efisiensi biaya. Cash cost turun 6,0% menjadi US$8,4/bbl dan margin EBITDA naik menjadi 78,6%. Perusahaan juga melakukan pembelian kembali obligasi global sebesar US$228,5 juta.