Pada semester pertama 2022, PT Saka Energi Indonesia mencatat pendapatan sebesar US$308,3 juta, meningkat 118,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi rata-rata harian naik 31,1% menjadi 34,7 mboepd, didorong kontribusi lebih tinggi dari Pangkah dan Muriah. Total lifting juga meningkat 32,3% menjadi 5,2 mmboe. SAKA membukukan laba bersih US$47,6 juta, sementara cash cost turun 21,1% menjadi US$7,5/bbl dan margin EBITDA meningkat menjadi 87,7%. Perusahaan juga melanjutkan pengelolaan liabilitas melalui pembelian kembali obligasi global senilai sekitar US$232,0 juta.