Pada sembilan bulan pertama 2021, PT Saka Energi Indonesia membukukan pendapatan sebesar US$234,3 juta, meningkat 64,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi rata-rata harian naik 6,6% menjadi 27,5 mboepd, didukung mulai berproduksinya lapangan West Pangkah dan Sidayu, sementara total lifting meningkat 14,5% menjadi 6,0 mmboe. SAKA mencatat laba bersih US$1,3 juta, didorong kenaikan harga komoditas, volume lifting, dan penurunan cash cost 15,6% menjadi US$8,9/bbl. Margin EBITDA meningkat menjadi 71,4%. Perusahaan juga memperpanjang jatuh tempo pinjaman pemegang saham untuk memperkuat struktur pendanaan.